
Bombana, Harapansultra.COM | — Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bombana mengevakuasi sembilan ekor anak anjing yang terjebak di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana setelah menerima laporan dari salah seorang pegawai. Proses penyelamatan dilakukan di area bawah panggung aula kantor yang sulit dijangkau dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 15 menit, Jumat pagi (24/04/2026).
Evakuasi tersebut bermula ketika seorang pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menemukan suara anak anjing dari bawah panggung aula kantor. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui beberapa anak anjing berada di ruang sempit yang sulit dijangkau secara langsung.
Karena khawatir kondisi hewan tersebut semakin memburuk, laporan segera diteruskan kepada Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Bombana, Waridin, S.IP. Menanggapi laporan itu, tim Damkar bersama sejumlah anggota langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati posisi anak-anak anjing berada di area sempit di bawah panggung aula sehingga membutuhkan kehati-hatian dalam proses evakuasi. Tim kemudian menggunakan peralatan sederhana untuk menjangkau area tersebut tanpa membahayakan hewan yang masih hidup.
Kepala Bidang Damkar Kabupaten Bombana, Waridin, mengatakan proses evakuasi dilakukan secepat mungkin setelah pihaknya menerima laporan dari pegawai kantor.

“Posisinya cukup sulit dijangkau karena anak anjing berada di bawah panggung aula di dalam kantor Dinas. Kami berusaha semaksimal mungkin agar semuanya bisa diselamatkan,” ujarnya.
Menurut Waridin, proses penyelamatan berlangsung cukup menantang karena ruang di bawah panggung sempit dan minim akses. Meski demikian, petugas tetap berupaya mengevakuasi seluruh anak anjing dengan hati-hati agar tidak menimbulkan cedera tambahan.
Setelah proses pencarian dan evakuasi selesai dilakukan, petugas berhasil menemukan seluruh anak anjing yang berada di lokasi. Dari sembilan ekor yang ditemukan, tujuh di antaranya berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, sementara dua lainnya ditemukan sudah meninggal dunia sebelum sempat dievakuasi.
Petugas kemudian membawa anak-anak anjing yang selamat ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan sementara. Sejumlah pegawai kantor dan warga sekitar tampak ikut membantu memantau proses penyelamatan hingga selesai.
Aksi cepat tim Damkar Bombana mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka menilai respons cepat petugas menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan makhluk hidup, termasuk hewan yang membutuhkan pertolongan.
Peristiwa tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas Damkar tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai operasi penyelamatan dan evakuasi dalam situasi darurat lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, petugas Damkar di berbagai daerah memang semakin sering terlibat dalam penyelamatan hewan yang terjebak di lokasi berbahaya atau sulit dijangkau.
Di Kabupaten Bombana, keterlibatan Damkar dalam operasi kemanusiaan dan penyelamatan non-kebakaran menjadi bagian dari pelayanan publik yang terus ditingkatkan. Respons cepat terhadap laporan masyarakat dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah.
Waridin mengatakan pihaknya selalu berupaya merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat yang membutuhkan bantuan petugas.
“Kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam situasi penyelamatan seperti ini. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Suasana haru sempat terlihat ketika proses evakuasi berlangsung, terutama saat petugas berhasil mengangkat beberapa anak anjing yang masih hidup dari bawah panggung aula. Warga yang menyaksikan proses tersebut mengaku bersyukur karena sebagian besar hewan berhasil diselamatkan.
Kegiatan evakuasi berjalan aman dan kondusif hingga selesai. Setelah memastikan tidak ada lagi hewan yang tertinggal di lokasi, tim Damkar kemudian kembali ke markas untuk melanjutkan tugas pelayanan lainnya.
Aksi penyelamatan tersebut menjadi gambaran pentingnya kepedulian bersama terhadap lingkungan dan makhluk hidup di sekitar. Respons cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian serta kesiapsiagaan petugas menjadi faktor utama keberhasilan proses evakuasi tersebut.









