oleh

PT SSU Perusahaan Tambang di Bombana, Pecat Massal Karyawannya

Rumbia, Harapan Sultra.COM | PT. Surya Saga Utama (SSU) perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (sultra) mengejutkan banyak pihak, pasalnya perusahaan yang masih dalam proses pembangunan pabrik pengolahan biji nikel (smelter) itu mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 544 karyawannya.

Ardi salah seorang karyawan yang juga terkena dampak PHK kepada HarapanSultra.COM mengutarakan, sesuai penyampaian Pihak perusahaan kepada karyawan bahwa langkah PHK diambil karena perusahaan terus mengalami kerugian dan hasil yang di peroleh tidak mampu menutupi operasional sedangkan ada ratusan karyawan yang harus di tanggung perusahaan setiap bulanya.

“Menurut Informasi karena Produksi Gagal dan Kuota Export dibekukan Pemerintah Pusat” Tutur Ardi

Namun lanjut Ardi, PHK itu sifatnya tidak permanen karena Perusahaan yang dipimpin H. Kasra J Munara itu bakal beroperasi kembali setelah dilakukan kajian terhadap masalah yang sedang dihadapi dan setelah ditemukan solusi agar perusahaan tidak terus terusan merugi.

“Bila perusahaan beroperasi kembali, sesuai kesepakatan perusahaan akan menguatamakan karyawan yang terkena PHK hari ini,” Ungkapnya

Sesuai kesepakatan setelah dilakukan PHK itu, seluruh hak karyawan tetap dibayarkan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003.

“Sesuai kesepakan pesangon akan dibayarkan dengan ketentuan bagi karyawan yang belum genap setahun akan mendapat pesangon 1 bulan Masa kerja, sedang 1 hingga 2 tahun mendapat pesangon 2 bulan gaji dan yang sudah bekerja 2 sampai 3 tahun mendapatkan pesangon 4 bulan gaji,” Urainya

 

Pewarta  : Efendi

Editor      : Idris

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA