
Kabar duka sekaligus mengagetkan publik Bombana datang dari Desa Teppo Kecamatan Poleng Timur Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, seorang pemuda tega menghabisi seorang bayi yang dijaganya dan menganiaya kakaknya hingga kritis.
Korban tewas seorang bayi perempuan, Ariyanti yang baru berusia 8 bulan dan kakaknya yang bernama Asrul 15 tahun yang masih duduk kelas 3, salah satu sekolah Madrasah di Kecamatan Poleang Timur yang kini di Rawat di rumah Sakit Umum Bombana.
Kejadian itu berawal saat Sariana, Ibu korban meminta tolong kepada orang tua pelaku Ibu Cabo untuk menjaga korban Ariyanti yang masih balita karena hendak kepasar untuk berbelanja keperluan rumah tangga.
Tidak berselang lama pelaku yang bernama Awaludin datang mencari ibu cabo yang tidak lain merupakan orang tua pelaku dan memintanya untuk di belikan rokok.
Permintaan itu dituruti oleh Ibu Cabo dan pelaku meminta agar dia yang menjaga bayi itu sedang Ibunya yang pergi membelikan rokok

Saat didalam rumah tinggallah pelaku dan si korban, entah apa yang ada didalam benak pelaku hingga menggunakan kesempatan dengan mengikat dan menghabisi korban.
Tak selesai dengan menghabisi bayi itu, Awaludin melanjutkan aksi kejinya dengan mencari saudara korban yang masih berada disekolah.
Sesampaina di Sekolah dan menemui korban, Pelaku dengan sadis langsung menebas korban dengan sebilah parang yang di arahkan pada bagian perutnya, Sehingga anak tersebut mengalami sobekan di perut.
Korban lalu di bawa ke puskesmas dengan harapan dapat dilakukan tindakan penyelamatan secepatnya, bahkan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Bombana dan hingga kini masih dirawat intensif.
Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan mengungkapkan bahwa kepolisian bertindak sigap setelah mendapat laporan kejadian itu

“Kapolsek Poleang Timur bersama personilnya langsung meninjau tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi saksi yang ada, termasuk ibu cabo orangtua pelaku” ungkapnya.
Tak perlu waktu lama dengan sigap personil polsek Poleang timur langsung bergerak menangkap pelaku, namun karena mencoba melawan petugas dengan parang, pelaku dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian pahanya
“Kami sudah melakukan tindakan secepatnya dan memerintahkan Kapolsek segera menindak lanjuti laporan itu dan menurunkan personil di tempat kejadian perkara untuk mewaspadai amukan masa yang lebih besar” Pungkasnya
Penulis : Fendy
Editor : Idris
http://www.fajarbombana.com/sadis-seorang-pemuda-bunuh-bayi-dan-menganiaya-kakaknya/







