oleh

Tanggapi cuitan KPK, Tafdil: Penerbitan IUP Kabaena “Clear and Clean”

-Head Line-11.003views

BOMBANA, HARAPAN SULTRA. COM | Setelah beredar Cuitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) oleh Wakil Ketuanya, La ode M Syarif diberbagai surat kabar nasional yang menyinggung adanya penerbitan IUP di Pulau kecil seerti Konawe Kepulauan dan Pulau Kabaena Bombana menyebutnya sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan, H. Tafdil membeberkan bahwa menurutnya sudah “Clear and Clean” sejak sebelum dirinya menjadi bupati di derah kaya emas itu.

Dihadapan awak media, Bupati Bombana Dua priode itu enggan memberikan komentar banyak soal desas-desus yang tersebar mengenai aktifitas perusahaan tambang di Pulau Kabaena, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga : https://www.harapansultra.com/soalkan-status-pt-jonli-dilahan-ternak-warga-kpk-bombana-unjuk-rasa-di-kantor-bupati/

“Saya mau mengomentari bagaimana yah, karena itu penerbitannya kan bukan pada zaman saya,” ucapnya.

Menurut dia, proses itu sudah berlangsung lama jadi pihaknya mengatakan bahwa banyak yang Clear and Clean dan sesuai aturan.

“Ini kan sudah berlangsung lama dan banyak Clear and Clean Juga jadi menurut pemikiran saya itu sudah sesuai atuaran,” lanjut Tafdil.

Kerusakan Lingkungan yang diduga akibat pertambangan di Kabaena
Kerusakan Lingkungan yang diduga akibat Dampak Aktifitas pertambangan di Kabaena

Sedangkan terkait penerbitan dan pencabutan IUP di pulau Kabaena masih lanjut Tafdil perupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan tugas pemkab hanya sebatas pengawasan lingkungan.

“Kami hanya berwenang lakukan pengawasan lingkungan sementara soal penerbitan dan pencabutan IUP atau perubahannya itu yang punya kewenangan adalah Pemerintah Provinsi,” Tutupnya.

Laporan : Hir

 

Baca Juga: https://www.harapansultra.com/tuntut-cabut-iup-tambang-di-wowonii-dijadwalkan-besok-demo-akbar-di-kantor-gubernur/

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA