Bombana, Harapansultra.COM | – Dinas Sosial Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Gerakan Berani Bersih Wonuaku dan Gerakan Nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan yang dilaksanakan secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan kantor, Dinas Sosial juga mulai mengembangkan pengelolaan sampah mandiri dengan mengolah sampah organik menjadi kompos sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata Dinas Sosial dalam membangun budaya kerja yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sejak pagi hari, para pegawai terlihat bersama-sama membersihkan halaman kantor, merapikan area kerja, hingga memastikan lingkungan sekitar tetap nyaman dan asri.

Suasana kerja di lingkungan Dinas Sosial tampak berbeda saat kegiatan kerja bakti berlangsung. Seluruh pegawai terlibat aktif tanpa memandang jabatan maupun posisi. Semangat gotong royong terlihat dalam setiap aktivitas yang dilakukan, mulai dari menyapu halaman, memangkas rumput, membersihkan saluran air, hingga mengumpulkan sampah di sekitar kantor.

Kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas kebersihan semata, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja yang terus dibangun di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Bombana.

Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial menilai kebersihan lingkungan kerja memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan pegawai dalam bekerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain menjaga kebersihan lingkungan kantor, Dinas Sosial juga mulai menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan.

Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari dikumpulkan dan diolah menjadi kompos yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk tanaman di sekitar kantor.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk edukasi sederhana namun penting tentang pengelolaan sampah yang lebih bijak dan ramah lingkungan.

Salah seorang pegawai Dinas Sosial mengatakan pengolahan sampah organik menjadi kompos memberikan manfaat positif, baik untuk lingkungan maupun untuk meningkatkan kesadaran pegawai dalam mengelola sampah.

“Dari hal kecil seperti ini, kita belajar bahwa sampah bukan hanya untuk dibuang, tetapi bisa dimanfaatkan kembali. Kompos yang dihasilkan juga bisa digunakan untuk tanaman di sekitar kantor,” ujarnya di sela kegiatan.

Inisiatif pengolahan sampah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi volume limbah yang selama ini hanya berakhir di tempat pembuangan sampah.

Dengan memanfaatkan kembali sampah organik, Dinas Sosial berharap dapat menciptakan lingkungan kantor yang lebih hijau sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.

Selain berdampak terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti rutin tersebut juga memperkuat hubungan antarpegawai di lingkungan Dinas Sosial.

Kebersamaan yang terbangun melalui gotong royong menciptakan suasana kerja yang lebih hangat dan harmonis.

Pegawai tidak hanya bekerja bersama dalam urusan administrasi dan pelayanan, tetapi juga saling mendukung dalam menjaga lingkungan kerja yang nyaman dan sehat.

Semangat kebersamaan itu dinilai turut memberikan pengaruh positif terhadap motivasi kerja dan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Dinas Sosial Kabupaten Bombana berharap kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin tersebut dapat menjadi contoh positif bagi instansi lain maupun masyarakat luas.

Pemerintah daerah ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan kerja bakti dan pengelolaan sampah mandiri, Dinas Sosial juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mulai membiasakan pola hidup bersih serta sehat.

Gerakan Berani Bersih Wonuaku dan Gerakan Nasional ASRI dinilai tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

Karena itu, Dinas Sosial terus berupaya memberikan contoh nyata melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Kegiatan rutin tersebut juga menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama-sama.

Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara bijak, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan indah untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.

Dinas Sosial Kabupaten Bombana optimistis budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan yang terus dibangun akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang, baik bagi lingkungan kerja maupun kehidupan masyarakat secara luas.