
BOMBANA, Harapansultra.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana dalam rangka penyampaian pidato resmi perdana masa jabatan 2025–2030. Acara yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna DPRD Bombana ini dihadiri oleh seluruh anggota dewan, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, asisten, staf ahli, serta tokoh masyarakat pada Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam pidatonya, Bupati Burhanuddin menyampaikan komitmen pemerintahannya untuk bekerja secara cepat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui program 100 hari kerja. Ia menegaskan bahwa program-program yang disusun merupakan pengejawantahan dari visi “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.”
“Program 100 hari ini adalah bukti awal dari komitmen politik kami untuk membangun daerah. Semua yang kami susun diarahkan untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat dan menumbuhkan daya saing daerah,” ujar Burhanuddin.
Sebanyak 21 program prioritas diluncurkan, menyasar berbagai sektor strategis mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya adalah program penataan kota dan pemberdayaan desa melalui pembangunan ruang publik, penerangan jalan, pasar rakyat, serta infrastruktur jalan usaha tani.
Di bidang ekonomi, Burhanuddin memprioritaskan hilirisasi sumber daya alam di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mendongkrak nilai tambah melalui UMKM, didukung oleh pendampingan sertifikasi halal, sertifikat Balai POM, hingga penyediaan rumah kemasan dan pameran produk.

Untuk sektor kesehatan, pemerintah meluncurkan pemeriksaan kesehatan gratis dan program penurunan angka stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrem. Sementara untuk pendidikan, salah satu program unggulan adalah bantuan pendidikan serta peluncuran program “satu desa, satu tahfidz” guna memperkuat karakter dan nilai-nilai keislaman di kalangan pelajar.
“Kami akan mulai program makan bergizi gratis bagi anak sekolah sebagai bagian dari komitmen membangun generasi yang sehat dan cerdas,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga memaparkan rencana pengendalian inflasi daerah, transformasi digital layanan publik, optimalisasi penyuluh lapangan, serta pelaksanaan nikah massal gratis sebagai bentuk pelayanan sosial. Evaluasi kinerja BUMD dan PDAM juga menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Burhanuddin menegaskan pentingnya efisiensi anggaran sebagai prinsip utama dalam pembangunan. Ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersatu, menjaga integritas, dan bekerja dengan hati demi kemajuan bersama.
“Setiap rupiah dari APBD harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Kami berkomitmen untuk bekerja jujur, adil, dan penuh dedikasi. Ini adalah amanah yang akan kami pertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Ia menutup pidatonya dengan ajakan kepada semua pihak untuk menjadikan visi, misi, dan program kerja ini sebagai pondasi membangun Bombana ke arah yang lebih baik.
“Dengan kerja keras, kerja ikhlas, dan semangat gotong royong, saya yakin Bombana akan menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing tinggi,” pungkas Burhanuddin.
Rapat Paripurna ini menjadi panggung awal bagi pemerintahan Burhanuddin–Ahmad Yani dalam mengeksekusi janji politik mereka. Semangat kolaborasi dan keberpihakan pada rakyat menjadi pesan kuat yang disampaikan dalam agenda resmi tersebut.









