Bombana, HarapanSultra.com – Sebagai tindak lanjut dari program Kampung Zakat yang diluncurkan pada November 2024 lalu di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menyalurkan bantuan berupa 100 kg bibit bawang merah kepada Kelompok Tani Pucuk Perintis. Bantuan ini diserahkan oleh perwakilan Baznas Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Bang Muzakir, S.PI, didampingi Sekretaris Baznas Kabupaten Bombana, dan disaksikan oleh Kepala BPP Rumbia Tengah, penyuluh pertanian, serta kepala dusun setempat. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani Pucuk Perintis, Bustam.

Program Kampung Zakat merupakan inisiatif Kementerian Agama RI bersama Baznas dan pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial di masyarakat, termasuk dalam bidang dakwah, ekonomi, pertanian, kesehatan, pendidikan, serta sosial dan kemanusiaan. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Kami berharap dengan bantuan bibit bawang merah dari Baznas Provinsi Sultra serta dukungan pupuk dari Baznas Kabupaten Bombana, petani bawang merah di daerah ini dapat meningkatkan produksinya. Harapan kami ke depan adalah menjalin kerja sama yang lebih erat dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, agar program ini bisa berjalan lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan,” ujar Bang Muzakir.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat yang sebelumnya berstatus mustahik (penerima zakat) untuk bertransformasi menjadi muzzaki (pemberi zakat), sehingga menciptakan siklus ekonomi yang lebih berkelanjutan di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Pucuk Perintis, Bustam, mengapresiasi bantuan yang diberikan Baznas. Menurutnya, bantuan ini menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas dan Kementerian Agama, khususnya Kementerian Agama Kabupaten Bombana, atas bantuan ini. Semoga ke depannya program seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar bagi petani di daerah kami,” kata Bustam.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Kampung Zakat di Desa Tapuahi dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi yang sukses dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, Baznas, dan masyarakat diyakini mampu menciptakan perubahan positif yang signifikan, terutama dalam meningkatkan taraf hidup petani dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten Bombana.